Tilangonews.com – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rahmijati Jahja, melakukan kunjungan kerja ke Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo, Rabu (22/7/2026), dalam rangka masa reses.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dan distribusi tenaga listrik kepada masyarakat Gorontalo berjalan dengan baik.
Sebagai anggota Komite II DPD RI yang membidangi sumber daya alam, energi, sumber daya ekonomi lainnya, serta urusan daerah dan masyarakat, Rahmijati menilai sektor kelistrikan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang harus terus mendapat perhatian.
Dalam pertemuan itu, Rahmijati diterima langsung oleh Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Purno Purwanto, Manager PLN UP2K Gorontalo, Nofrianus Majampoh, beserta jajaran manajemen PLN.
Pada kesempatan tersebut, PLN memaparkan capaian dan rencana pengembangan jaringan listrik di Provinsi Gorontalo, khususnya dalam upaya meningkatkan rasio elektrifikasi hingga menjangkau wilayah-wilayah terpencil.
Manager PLN UP2K Gorontalo, Nofrianus Majampoh, menjelaskan bahwa hingga Mei 2026, rasio elektrifikasi di Provinsi Gorontalo telah mencapai 99,57 persen, sementara rasio desa berlistrik mencapai 99,86 persen.
“Dari total 729 desa di Provinsi Gorontalo, saat ini tinggal satu desa yang belum teraliri listrik PLN, yakni Desa Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara,” jelas Nofrianus.
Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 hingga 2026, PLN terus membangun jaringan listrik di sejumlah wilayah yang sebelumnya belum menikmati layanan listrik. Beberapa di antaranya yakni Kelurahan Pilolodaa di Kota Gorontalo, Kecamatan Pinogu di Kabupaten Bone Bolango, Desa Tangga Barito di Kabupaten Boalemo, hingga di Desa di Kabupaten Gorontalo Utara.
Menurutnya, pembangunan jaringan listrik di Kelurahan Pilolodaa berhasil mengaliri sekitar 77 kepala keluarga yang sebelumnya belum menikmati listrik PLN. Sementara di Kecamatan Pinogu, yang sebelumnya menjadi satu-satunya kecamatan tanpa listrik PLN di Gorontalo, kini telah tersambung dengan lebih dari 550 pelanggan.
PLN juga menargetkan pembangunan jaringan listrik di sejumlah desa lainnya pada semester kedua tahun 2026 sebagai bagian dari program pemerataan akses energi bagi masyarakat.
Menanggapi pemaparan tersebut, Rahmijati Jahja menyampaikan apresiasi atas kinerja PLN yang dinilai berhasil memperluas akses listrik hingga ke wilayah-wilayah terpencil.
“Alhamdulillah hari ini saya melaksanakan tugas reses di PLN terkait sektor ketenagalistrikan. Setelah mendengar pemaparan dari jajaran PLN, saya melihat perkembangan yang sangat luar biasa. Dari 729 desa dan kelurahan di Provinsi Gorontalo, kini tinggal satu desa yang belum berlistrik dan itu pun sedang dalam proses penyelesaian,” ujar Rahmijati.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran PLN yang telah bekerja keras menghadirkan listrik bagi masyarakat Gorontalo.
“Saya, sebagai perwakilan DPD RI dari Provinsi Gorontalo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN. Semoga ke depan pelayanan semakin baik. Tentu kita semua harus mendukung setiap program PLN agar pemerataan listrik di Gorontalo dapat segera terwujud sepenuhnya,” pungkasnya.
