Tilangonews.com — Rumah Sakit (RS) Sitti Khadijah Gorontalo mulai membangun gedung rawat inap baru sebagai langkah memperkuat kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pembangunan ditandai dengan ground breaking atau peletakan batu pertama yang berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes, yang datang dari Yogyakarta, bersama Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PW Muhammadiyah Gorontalo Dr. Sabara Ngou, Ketua PW ‘Aisyiyah Gorontalo Nikma Paneo, Ketua PD ‘Aisyiyah Kota Gorontalo Lazimatuhilma Kau, serta perwakilan Forkopimda, OPD terkait, BPJS Kesehatan, Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Gorontalo.
Gedung rawat inap baru tersebut direncanakan memiliki empat lantai dengan kapasitas 60 tempat tidur. Penambahan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi RS Sitti Khadijah dalam mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Pengembangan kapasitas tersebut dinilai penting seiring dengan terus bertambahnya jenis layanan yang tersedia di RS Sitti Khadijah, termasuk sejumlah layanan spesialistik dan subspesialistik.
Beberapa di antaranya yakni layanan kulit dan kelamin, penyakit dalam subspesialis endokrin metabolik dan diabetes, mata, serta bedah mulut.
Layanan tersebut melengkapi sejumlah pelayanan yang sebelumnya telah tersedia, seperti kebidanan dan kandungan, anak, serta penyakit dalam.
Dengan tambahan gedung dan kapasitas rawat inap, rumah sakit diharapkan mampu memberikan akses pelayanan yang lebih luas sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes, menegaskan bahwa pengembangan fasilitas kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penambahan infrastruktur, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan sumber daya manusia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel memberikan apresiasi terhadap langkah RS Sitti Khadijah yang terus mengembangkan fasilitas maupun layanan kesehatan.
Ia menilai penguatan fasilitas rumah sakit menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat di Kota Gorontalo dan wilayah sekitarnya.
Pembangunan gedung rawat inap empat lantai tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi RS Sitti Khadijah sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu memberikan layanan profesional, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Penambahan 60 tempat tidur juga diharapkan dapat memperbesar daya tampung rumah sakit sehingga masyarakat memiliki akses yang semakin baik terhadap pelayanan rawat inap.
