Tilangonews.com – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, mengapresiasi pelaksanaan ORTEGAS (Orang Telaga Asli) 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Zulfikar saat menghadiri penutupan ORTEGAS 2026 di kawasan Telaga Park, Kecamatan Telaga, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Zulfikar, ORTEGAS yang berlangsung sejak 19 hingga 22 Agustus 2026 tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, rangkaian kegiatan tersebut mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
Antusiasme warga dalam mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan, kata dia, menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan masyarakat Telaga.
“Kita tentu patut memberikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh panitia yang telah menjaga semangat kebersamaan,” ujar Zulfikar.
Penutupan ORTEGAS 2026 turut dihadiri Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, mantan Wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto, Camat Telaga, Kepala Desa Bulila, panitia, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.
Di balik kemeriahan ORTEGAS, Zulfikar juga menyoroti keberadaan Teras Telaga yang dinilainya memiliki potensi besar sebagai ruang publik masyarakat.
Ia menilai kawasan tersebut tidak semestinya hanya dimanfaatkan sebagai lokasi berkumpul atau hiburan. Teras Telaga, menurutnya, dapat terus dikembangkan menjadi ruang yang mendorong kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM.
“Teras Telaga ini harus kita rawat bersama agar terus menjadi ruang publik yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Zulfikar menekankan, pengembangan kawasan tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, pengelola kawasan hingga pelaku usaha dan UMKM.
Kolaborasi itu dinilai penting agar Teras Telaga tidak hanya menjadi ikon kawasan, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana tempat ini terus memberikan manfaat. Bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk kegiatan positif, kreativitas anak muda dan peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia pun mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap pengembangan ruang publik yang dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk beraktivitas secara positif.
Bagi Zulfikar, keberhasilan ORTEGAS tidak seharusnya berhenti ketika seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Semangat yang telah terbangun selama pelaksanaan kegiatan harus menjadi modal untuk memperkuat kebersamaan masyarakat Telaga ke depan.
“ORTEGAS boleh selesai, tetapi semangat kebersamaan masyarakat Telaga jangan sampai berhenti. Ini yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.
