Daerah

Tinjau Rumah BSPS Hasil Aspirasi, Rahmijati Jahja Siap Kawal Usulan Kenaikan Bantuan

Tilangonews.com – Anggota DPD RI asal Gorontalo, Rahmijati Jahja, mengunjungi salah satu rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang telah dibangun di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan masyarakat penerima manfaat guna menyerap berbagai aspirasi terkait program bantuan perumahan.

Dalam kegiatan itu, Rahmijati didampingi Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo, Elvira Rizkiah Monayo, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gorontalo, Rahmat Pomalingo, pemerintah desa, serta warga penerima BSPS.

Saat berdialog, masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah dapat meninjau kembali besaran bantuan BSPS yang saat ini sebesar Rp20 juta. Menurut warga, nilai tersebut sudah tidak lagi sebanding dengan kenaikan harga material bangunan yang terus terjadi dari waktu ke waktu.

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa bantuan yang diterima sangat membantu, namun belum cukup untuk menyelesaikan pembangunan rumah secara maksimal.

“Kalau bisa ada penyesuaian, karena harga bahan bangunan sekarang sudah tinggi. Bantuan Rp20 juta ini terasa belum cukup untuk menyelesaikan rumah sampai tuntas,” ungkap warga.

Selain usulan kenaikan nilai bantuan, masyarakat juga menyampaikan harapan agar program BSPS ke depan dapat dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa sambungan listrik gratis serta pembangunan jamban atau MCK. Menurut mereka, rumah layak huni tidak hanya dilihat dari bangunannya, tetapi juga harus didukung akses listrik dan sanitasi yang memadai.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rahmijati menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui jalur kelembagaan di tingkat pusat.

“Semua aspirasi yang masuk akan kami catat dan laporkan. Setelah kegiatan ini, kami akan duduk bersama tim untuk menyusun laporan dan meneruskannya kepada kementerian terkait agar dapat ditindaklanjuti,” kata Rahmijati.

Ia juga menilai bahwa usulan masyarakat terkait penyesuaian nilai bantuan serta penambahan fasilitas dasar merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam penyempurnaan program BSPS ke depan.

“Insya Allah, seluruh aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat akan terus kami kawal dan perjuangkan,” tandasnya.

Berdasarkan data Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo, pelaksanaan BSPS tahap pertama tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo mencakup 211 unit rumah yang tersebar di 10 desa dan kelurahan pada lima kecamatan. Khusus Desa Pone, terdapat 30 unit rumah yang masuk dalam alokasi tahap pertama.

Sementara pada tahap kedua, direncanakan pembangunan 780 unit rumah tambahan serta 300 unit rumah khusus bagi penderita tuberkulosis (TB). Dengan demikian, total bantuan rumah yang dialokasikan di Kabupaten Gorontalo tahun 2026 mencapai 1.291 unit.

Program BSPS tersebut merupakan salah satu aspirasi yang diperjuangkan Rahmijati Jahja di tingkat pusat sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat.

Exit mobile version