Tilangonews.com — Rangkaian kegiatan Orang Telaga Asli (ORTEGAS) 2026 resmi berakhir. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menutup kegiatan yang digelar sejak 19 hingga 22 Agustus 2026 di kawasan Teras Telaga, Kecamatan Telaga, Sabtu (22/8/2026).
Penutupan ORTEGAS berlangsung meriah dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, mantan Wakil Bupati Gorontalo periode 2021–2025 Hendra Hemeto, Camat Telaga, Kepala Desa Bulila, panitia ORTEGAS, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Puhi turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Namun, bagi Sofyan, ORTEGAS tidak sekadar menjadi rangkaian kegiatan hiburan dalam momentum HUT ke-81 RI. Ia melihat kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana Teras Telaga telah berkembang menjadi ruang publik yang mampu mempertemukan masyarakat, generasi muda hingga pelaku UMKM.
Sofyan mengaku bangga melihat perubahan kawasan tersebut. Ia menyebut Teras Telaga kini telah menjadi salah satu ruang publik yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Telaga.
“Alhamdulillah, kita semua masih bisa hadir di tempat ini, tempat yang merupakan kebanggaan kita semua, yakni Teras Telaga. Kalau di Jogja ada Teras Malioboro, maka di Gorontalo kita punya Teras Telaga. Ini luar biasa,” ujar Sofyan.
Menurutnya, perkembangan Teras Telaga terbilang cukup pesat. Ia mengingat kembali kondisi kawasan tersebut sekitar delapan bulan lalu ketika gagasan menjadikannya sebagai ruang aktivitas masyarakat dan tempat berkumpul yang positif bagi generasi muda mulai dirintis.
Saat itu, kata Sofyan, kondisi Teras Telaga masih sederhana dengan fasilitas yang terbatas. Namun, melalui kolaborasi pemerintah, pengelola dan masyarakat, kawasan tersebut perlahan berbenah hingga menjadi ruang publik yang lebih representatif seperti saat ini.
“Dulu di sini masih sangat sederhana, hanya beberapa fasilitas dan lampu yang seadanya. Tetapi Alhamdulillah, dengan adanya pengelola dan kebersamaan seluruh masyarakat Telaga, tempat ini bisa berkembang seperti sekarang. Ini adalah hasil kerja sama kita semua,” ungkapnya.
Sofyan menegaskan, keberadaan Teras Telaga diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat berkumpul dan beraktivitas, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Salah satunya melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang dapat memanfaatkan kawasan tersebut sebagai ruang untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka.
“Kita ingin ruang-ruang seperti ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mengembangkan usahanya. UMKM menjadi salah satu solusi terbaik untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan ekonomi keluarga,” jelasnya.
Menurut Sofyan, keberadaan ruang publik yang hidup dan produktif dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, ia berharap Teras Telaga terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Menutup sambutannya, Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Telaga atas antusiasme dan partisipasi mereka dalam rangkaian Semarak Kemerdekaan tahun ini.
“Terima kasih atas kebersamaan yang luar biasa. Partisipasi masyarakat sangat besar sehingga kegiatan Semarak Agustus tahun ini dapat terlaksana dengan baik dari awal hingga penutupan. Kepada seluruh pemenang, saya ucapkan selamat,” tutup Sofyan.



















