Daerah

Zulfikar Usira Tutup Liga Cari Suar 25K Jilid II di Lupoyo, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Pemain Muda

Tilangonews.com — Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Liga Cari Suar 25K Jilid II yang berlangsung di Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, Kamis (27/8/2026).

Penutupan turnamen tersebut menjadi momentum bagi Zulfikar untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kompetisi. Menurutnya, turnamen sepak bola di tingkat desa bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter.

Zulfikar menilai, keberadaan kompetisi seperti Liga Cari Suar 25K perlu terus didukung karena mampu memberikan wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga.

“Turnamen seperti ini sangat penting karena bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang paling utama adalah bagaimana kita memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk berolahraga, mengembangkan bakat, sekaligus belajar tentang sportivitas,” ujar Zulfikar.

Ia mengatakan, dari turnamen-turnamen lokal seperti ini bukan tidak mungkin akan lahir pemain-pemain berbakat yang nantinya mampu membawa nama baik daerah. Karena itu, menurutnya, pembinaan sepak bola harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti setelah sebuah turnamen berakhir.

“Jangan sampai setelah turnamen selesai, pembinaannya juga berhenti. Justru kompetisi seperti ini harus menjadi awal untuk melihat potensi pemain-pemain muda yang kemudian bisa terus dibina,” katanya.

Zulfikar juga mengingatkan seluruh pemain dan tim yang mengikuti kompetisi agar menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan. Ia menekankan bahwa persaingan di lapangan harus tetap berada dalam koridor sportivitas dan tidak menimbulkan konflik di luar pertandingan.

“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga. Jangan karena berbeda tim kemudian kita terpecah. Jadikan sepak bola sebagai alat untuk memperkuat kebersamaan,” tegasnya.

Politisi partai Golkar itu, turut mengapresiasi masyarakat Desa Lupoyo dan panitia yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berlangsung hingga selesai. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan mampu menjangkau lebih banyak pemain muda.

Zulfikar menambahkan, pemerintah dan berbagai pihak perlu memberikan perhatian terhadap kegiatan olahraga di tingkat desa. Menurutnya, dukungan terhadap olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang sehat, disiplin dan memiliki semangat berprestasi.

“Anak-anak muda kita membutuhkan ruang untuk berkreasi dan berprestasi. Salah satunya melalui olahraga. Karena itu, kegiatan seperti ini harus kita rawat dan dorong agar terus berkembang,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Liga Cari Suar 25K Jilid II, Zulfikar berharap semangat kompetisi dan kebersamaan yang telah terbangun selama turnamen dapat terus dipertahankan, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda di Kecamatan Telaga Biru untuk semakin aktif dalam kegiatan olahraga.

Exit mobile version