Tilangonews.com – Erwin Ismail kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Gorontalo untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo yang digelar di salah satu hotel di Kota Gorontalo, Minggu (5/7/2026).
Kepercayaan tersebut diberikan setelah Erwin memperoleh dukungan penuh dari seluruh pemilik hak suara pada Musda, sehingga proses pemilihan berlangsung secara aklamasi.
Sebelum proses pemilihan berlangsung, dalam sambutannya saat pembukaan Musda V, Erwin menegaskan bahwa pencalonannya kembali sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Gorontalo bukan untuk mempertahankan kekuasaan, melainkan untuk melanjutkan pengabdian melalui Partai Demokrat.
“Saya ingin menegaskan di hadapan forum yang mulia ini, bahwa niat saya untuk kembali maju sebagai Ketua Partai Demokrat Provinsi pada Musda kelima ini bukanlah niat untuk mempertahankan kekuasaan. Tapi saya merasa masih banyak tantangan-tantangan yang di depan mata saya yang belum selesai, dan saya ingin menggunakan kendaraan Partai Demokrat ini untuk pengabdian yang lebih panjang,” kata Erwin.
Menurut Erwin, Musda V tidak hanya menjadi forum memilih ketua, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan Partai Demokrat selama 25 tahun terakhir.
Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah menghadapi masa-masa sulit ketika kepercayaan publik menurun. Namun, berkat kerja keras seluruh kader, partai mampu bangkit kembali dan memperoleh kepercayaan masyarakat.
Erwin juga mengenang saat dirinya dipercaya memimpin Demokrat Gorontalo pada 2021. Kala itu, Demokrat hanya memiliki tiga kursi di DPRD Provinsi Gorontalo dan menghadapi berbagai tantangan serta pesimisme.
Meski demikian, kerja politik yang dilakukan bersama seluruh kader membuahkan hasil. Pada Pilkada 2024, Demokrat menjadi bagian dari koalisi yang mengantarkan pasangan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie memenangkan Pemilihan Gubernur Gorontalo.
“Alhamdulillah di 2024 kita berhasil menghadirkan satu kursi gubernur berkoalisi dengan teman-teman Golkar dan Gerindra. Itu membuktikan bahwa kepercayaan rakyat kepada Partai Demokrat bukanlah isapan jempol,” ujarnya.
Erwin turut mengajak seluruh kader menjadikan partai sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar alat untuk meraih kekuasaan.
“Berpartai bukan untuk kekuasaan. Partai adalah alat transportasi atau kendaraan politik untuk mengabdi kepada masyarakat, baik melalui eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader Demokrat untuk kembali merapatkan barisan usai Musda dan mulai mempersiapkan kerja-kerja politik menghadapi Pemilu 2029.
“Setelah Musda ini selesai, kita rapatkan barisan. Kerja-kerja politik kita harus terukur. Tahun 2029 bukan waktu yang lama, sehingga kita harus mulai bekerja dari sekarang. Kita gaspol,” ucapnya.
Dengan terpilihnya kembali Erwin Ismail sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, kepengurusan Demokrat di daerah itu diharapkan semakin solid dalam menjalankan konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan agenda politik menuju Pemilu 2029.








