Tilangonews.com – Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin Partai Demokrat Gorontalo pada Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar di salah satu hotel di Kota Gorontalo, Minggu (5/7/2026).
Dalam sambutannya, Erwin menegaskan keputusannya maju kembali sebagai calon ketua bukan untuk mempertahankan jabatan, melainkan untuk melanjutkan perjuangan membesarkan Partai Demokrat di Gorontalo.
“Saya ingin menegaskan bahwa niat saya untuk kembali maju sebagai Ketua Partai Demokrat Provinsi pada Musda kelima ini bukanlah niat untuk mempertahankan kekuasaan. Tapi saya merasa masih banyak tantangan-tantangan di depan mata yang belum selesai, dan saya ingin menggunakan kendaraan Partai Demokrat ini untuk pengabdian yang lebih panjang,” kata Erwin.
Ia mengajak seluruh kader menjadikan Musda bukan sekadar agenda memilih ketua, tetapi sebagai momentum refleksi terhadap perjalanan Partai Demokrat selama 25 tahun berdiri.
Menurutnya, Demokrat telah melewati berbagai dinamika politik, mulai dari masa ketika tingkat kepercayaan publik menurun hingga kembali bangkit dan memperoleh kepercayaan masyarakat.
Erwin mengungkapkan, saat dirinya pertama kali memimpin DPD Demokrat Gorontalo pada 2021, partai hanya memiliki tiga kursi di DPRD Provinsi Gorontalo. Kondisi tersebut, kata dia, diwarnai berbagai tantangan dan pesimisme terhadap masa depan Demokrat.
Namun, kerja keras seluruh kader akhirnya membuahkan hasil pada Pemilu 2024. Demokrat, lanjutnya, berhasil menjadi bagian dari koalisi pemenangan pasangan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie pada Pilgub Gorontalo.
“Keberhasilan itu membuktikan bahwa kepercayaan rakyat kepada Partai Demokrat masih ada. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja,” ujarnya.
Erwin juga menekankan bahwa partai politik sejatinya merupakan sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan semata-mata alat untuk meraih kekuasaan.
“Berpartai bukan untuk kekuasaan. Partai adalah kendaraan politik untuk mengabdi kepada masyarakat, baik melalui eksekutif maupun legislatif. Kesejahteraan rakyat harus menjadi tujuan utama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Erwin mengaku telah mengantongi dukungan dari seluruh pemilik hak suara di Musda, yang terdiri dari enam DPC dan dua organisasi sayap partai. Dukungan tersebut membuat proses pemilihan ketua diperkirakan berlangsung secara aklamasi.
Meski demikian, ia mengajak seluruh kader tetap menjaga soliditas dan kebersamaan untuk menghadapi agenda politik berikutnya, termasuk Pemilu 2029.
“Musda ini adalah titik untuk melihat kembali perjalanan kita, lalu menyusun langkah ke depan. Setelah Musda selesai, kita rapatkan barisan, kerja-kerja politik harus semakin terukur. Tahun 2029 bukan waktu yang lama, sehingga kita harus mulai bekerja dari sekarang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo masih berlangsung.







