Tilangonews.com – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, mendorong agar kegiatan donor darah menjadi gerakan bersama yang rutin dilaksanakan dalam setiap agenda masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
Ajakan tersebut disampaikan Zulfikar saat membuka kegiatan Semarak Bulan Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Karang Taruna Desa Modelidu bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), di Lapangan Sarana Olahraga Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Zulfikar, kebutuhan darah di Kabupaten Gorontalo masih cukup tinggi. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam mendonorkan darah secara sukarela sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.
“Di setiap kegiatan, kami berharap ada donor darah. Karena kebutuhan darah di Kabupaten Gorontalo setiap bulan mencapai sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong darah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Zulfikar.
Ia mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Modelidu, Karang Taruna, serta mahasiswa KKD UMGO yang menjadikan donor darah sebagai salah satu rangkaian utama dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Menurutnya, langkah tersebut patut menjadi contoh bagi desa-desa lain karena peringatan hari kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan hiburan, tetapi juga aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pemerintah daerah menjawab harapan kami. Hari ini Kecamatan Telaga Biru melalui Desa Modelidu membuktikan bahwa peringatan kemerdekaan juga bisa diisi dengan kegiatan kemanusiaan seperti donor darah. Ini luar biasa dan semoga bisa menginspirasi daerah lain,” katanya.
Kegiatan Semarak Bulan Kemerdekaan diawali dengan jalan sehat yang dilepas langsung Camat Telaga Biru, Rusdiyanto Sjahrain. Setelah itu, masyarakat mengikuti senam zumba, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang disambut antusias warga.
Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan akan berlanjut pada 3 Agustus 2026 dengan pentas seni dan budaya yang melibatkan pelajar SD dan SMP se-Dulamayo Cs sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus melestarikan budaya daerah.
Zulfikar berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dimaknai lebih luas sebagai ajang memperkuat kepedulian sosial, gotong royong, dan solidaritas antarwarga.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Kemerdekaan bukan hanya diperingati dengan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama, salah satunya dengan mendonorkan darah untuk menyelamatkan nyawa orang lain,” tutupnya.
