DaerahPolitik

Sinyal Kuat dari Rusli Habibie, Ghalieb Lahidjun Digadang Pimpin DPRD Provinsi

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fraksi Golkar, Mohamad Abdul Ghalieb Igirisa Lahidjun. Foto: ist.

Tilangonews.com – Politisi Partai Golkar, Mohamad Abdul Ghalieb Igirisa Lahidjun, disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat Ketua DPRD Provinsi Gorontalo pada periode mendatang.

Sinyal tersebut disampaikan langsung oleh anggota DPR RI, Rusli Habibie, saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama pengurus dan kader Partai Golkar di Kantor DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Sabtu (14/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Rusli menyebut nama Mohamad Abdul Ghalieb Igirisa Lahidjun sebagai salah satu figur yang berpotensi memimpin DPRD Provinsi Gorontalo jika Golkar kembali meraih kemenangan pada Pemilu 2029.

“InsyaAllah pada 2029 nanti, kalau Golkar kembali menang di DPRD Provinsi Gorontalo, maka Pak Ghalieb ini salah satu calon Ketua DPRD Provinsi Gorontalo,” ujar Rusli.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bagi Ghalieb untuk tampil sebagai salah satu pemimpin politik Golkar di masa depan. Apalagi, Rusli saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Gorontalo dan dikenal masih memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik partai berlambang pohon beringin tersebut.

Karier politik Ghalieb sendiri terbilang cukup cemerlang. Sejak terjun di dunia politik dengan kendaraan Golkar, ia kerap dipercaya menempati posisi strategis.

Saat ini, Ghalieb menjabat sebagai Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo. Ia juga baru saja dipercaya memimpin Fraksi Golkar di DPRD Provinsi Gorontalo.

Pada kesempatan yang sama, Rusli Habibie menegaskan target Partai Golkar untuk tetap menjadi pemenang pada pemilu mendatang, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Saya ditargetkan oleh Ketua Umum untuk DPR RI minimal dua kursi. Kalau untuk DPRD provinsi dan kabupaten/kota, insyaAllah kita rebut kembali kursi-kursi ketua DPRD,” kata Rusli.

Ia juga mengingatkan para anggota legislatif dari Partai Golkar agar tetap dekat dengan masyarakat serta aktif mendengar dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Jangan lupakan rakyat. Jangan setelah terpilih rakyat ditinggalkan, lalu lima tahun kemudian baru datang lagi. Teman-teman PK dan PD juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Exit mobile version